IJINKAN AKU BERSAMAMU PART II
1 tahun kujalani hubungan ini dengan naomi , dia masih cantik seperti dulu , banyak yang ingin mendekatinya termasuk Gerry , dia satu sekolah dengan naomi , aku melihatnya saat akan menjemput naomi di sekolahnya. Aku hanya melihat dari kejauhan , mungkin aku nggak pantes buat cewek sebaik dan secantik naomi kataku dalam hati. Tak lama kemudian Gerry pun pergi dan aku segera mendatangi naomi , “maaf telat sayang , tadi sepeda motorku macet” “iya gapapa kok , duh kamu pasti capek banget ya” katanya sambil mengusap keringatku dengan tisu “enggak kok , mau pulang sekarang ?” “yuk” katanya sambil naik motorku. Saat di perjalanan pulang , aku menghentikan sepeda motorku di tengah sawah yang hijau dan asri , “kok berhenti man ?” tanya naomi keheranan “itu tadi siapa ?” tanyaku “itu ? apaan sih” “cowok yang tadi sama kamu” “oh itu Gerry , dia teman sekelasku , kenapa emang ?” “gapapa kok , Cuma nanya” “cemburu ya ?? ciee pacarku bisa cemburu juga” “ya jelas bisa lah , aku kira dia pacar kamu” “lah kok gitu sih , pacarku kan Cuma kamu seorang mamaaaan” “yang bener nih ?” “iya bener suer deh” “aku Cuma takut aja kamu nggak setia , aku tau siapa aku dan kamu mi , kita jauh berbeda” kataku sambil menundukkan kepala “enggak man , aku nggak lihat dari status sosial kamu , aku sayang kamu man , aku janji bakalan setia sama kamu” katanya sambil memelukku , “aku harap yang kamu bilang itu bener mi” “aku janji bakalan jaga hubungan kita man , aku harap kamu juga nggak menghianati aku” “aku sayang banget sama kamu mi” kataku sambil membalas pelukannya.
****************
Keesokan harinya di sekolah , tiba tiba saat aku mengerjakan tugas , Dellia mendatangiku dan menyapaku “hai man , sedang apa ?” , aku tidak menjawabnya karena aku masih benci dengannya “yah ditanya diem aja , serius banget ya” katanya sambil duduk di bangku depanku “iya dell , lagi sibuk” jawabku singkat “aku boleh bantu ?” “nggak usah dell , ini juga mau selesai” tiba tiba Raka datang ke kelasku spontan saja aku langsung menyapanya agar aku bisa menjauh dari dellia “woi bro , temenin gue ke kantin yuk” “tapii ...” “udahlah temenin gue , ntar gue beliin lu deh” “iyadeh ayo” dan kami pun pergi ke kantin
Saat di kantin , raka bertanya padaku “ada apaan sih tadi ?” “nggak ada apa-apa kok , emang kenapa ?” “tadi gue lihat dellia lagi nemenin lu” “nggak usah dibahas , males gue” “iyadeh iya”
****************
beberapa hari kemudian saat pelajaran olahraga , kami akan bermain bola volly , setelah pemanasan maka dibagi 2 grup yang akan bertanding yaitu tim putra melawan tim putri , dan saat bermain aku tidak sengaja melakukan smash yang paling keras dan itu mengenai dellia yang membuatnya pingsan , wah gawat nih kataku dalam hati , seketika aku berlari menghampiri dellia dan benar dia pingsan , aku segera membawanya ke UKS agar dia dirawat , dan sebagai wujud rasa tanggung jawabku , aku menemaninya sampai siuman , “aduh dimana ini ...” kata dellia saat siuman , “kamu di UKS dell , maaf tadi aku beneran nggak sengaja” “iya man gapapa kok” katanya sambil tersenyum “nah sekarang karena kamu udah siuman , aku tinggal dulu ya” “bentar dong , temenin aku sampai pusingku ilang” , karena aku juga yang salah maka aku pun menuruti permintaannya “kamu udah punya pacar man ?” “udah” “siapa dia ? aku pengen tau” “yang pasti dia cewek yang setia dell” “wah pasti beruntung ya dia dapetin kamu , kamu baik , cowok yang setia , nyesel aku udah sia siain kamu dulu man” “udahlah ga usah bahas masa lalu , lagian kamu udah nemu cowok yang lebih baik” “yudha nggak sebaik yang aku kira man , maafin aku ya man” “iya gapapa kok” , dan bel masuk mata pelajaran baru pun berbunyi “dell aku tinggal dulu ya , aku ada tugas buat presentasi di kelas” “iya man , ntar pulang anterin aku ya , aku masih pusing” lagi lagi aku berada di situasi yang harus aku turuti “iya dell , ntar aku dateng kesini lagi”.
*******************
Sepulang sekolah aku segera ke UKS untuk menjemput dellia , “hai dell , gimana keadaan kamu ?” “udah agak baikan man , tapi masih pusing” “yaudah ayo pulang” kataku sambil membantunya untuk bangun , dan akhirnya kami pulang berdua hari itu.Tak lama kemudian kami sampai di rumah dellia, namun saat aku akan pamitan dellia menghalangiku, “bentar man , ada yang pengen aku bicarain” “ada apa dell” kataku sambil mematikan motorku “makasih yah man” “sama sama dell” “aku ngerasa bersalah udah bikin kamu sedih dulu” “gapapa kok dell , aku udah maafin kamu” “tapi ....” “tapi kenapa ?” “aku ingin kita kayak dulu man , aku pengen saat aku dan kamu masih menjadi kita” “maaf dell , tapi aku ga bisa” “please man , aku nggak akan kayak dulu lagi” “maafin aku dell , tapi kejadian itu udah cukup membuatku terpukul , kita ambil jalan masing masing aja” “aku minta maaf man , kamu boleh tampar aku sekarang kok man” “nggak perlu dell , yaudah aku pergi dulu , ada urusan lain” “jadii ....” “maaf aku ga bisa dell” kataku sambil tersenyum dan meninggalkan dellia.
******************
Keesokan harinya sepulang sekolah aku segera menjemput naomi seperti biasanya , “hai sayang” sapaku , namun dia hanya diam “kok cuek sih ? aku kan nggak telat jemputnya” , tetap tak ada jawaban. Aku segera menyalakan motorku dan mengantar naomi pulang . saat ditengah jalan , aku mencoba bertanya lagi “sayang , kamu kok diem mulu sih , ada apa ?” , dia tetap tak menjawab “oke deh , kalo gini caranya” , aku mengehentikan motorku di pinggir jalan , “loh kok berhenti” tanya naomi “abisnya kamu nggak bicara dari tadi” “apa itu penting buat kamu tau ?” “ya jelas lah , aku kan pacar kamu” “oke , aku kemarin lihat kamu boncengan sama cewek lain , dia siapa ?” “oh jadi ceritanya cemburu nih ? oke oke , dia temen aku , dia lagi sakit dan aku nganterin dia pulang” “kok harus kamu ? apa nggak ada yang lain ?” “bukan gitu , kan aku yang bikin dia sakit gara gara aku smash pakai bola volly kenceng banget” “beneran ?” “beneran sayang , aku nggak bohong , apa pernah sih aku bohong sama kamu” “awas aja kalo bohong” “enggak lah , senyum dulu dong” , dia pun tersenyum dan kami melanjutkan perjalanan
*******************
Seminggu kemudian........
seperti biasa aku selalu menjemput naomi sepulang sekolah , namun kali ini berbeda , dia tidak ada di sekolahnya , aku melihat jam tanganku , dan kurasa aku nggak terlambat jemput dia , kemana ya dia kataku dalam hati dan aku pun segera mencari ke tempat dia biasa jalan jalan dengan temannya.
Aku mencoba SMS dia namun tidak juga dibalas , dan ternyata dia ada di sebuah restoran dengan seseorang , segera saja aku parkirkan motorku dan melihat lebih dekat , ternyata dia bersama Gerry , cowok yang berusaha mendekati naomi , dan mereka tampak asyik ngobrol berdua disana. Seketika remuk hati ini , dan dengan perasaan gelisah aku memutuskan untuk pulang saja.
*******************
Malam harinya naomi SMS aku , dia hanya tanya kenapa aku tidak menjemputnya hari itu , namun aku tidak membalasnya , masih sakit hati gara gara peristiwa hari itu , dan aku memutuskan untuk me-nonaktifkan HPku.
*******************
2 minggu setelah kejadian itu , aku tidak lagi menghubungi naomi , aku tidak menjemputnya lagi , bahkan aku menganggap hubungan kami telah selesai. Sepulang sekolah aku langsung ke halte dekat sekolah karena hari itu aku tidak membawa sepeda motor , setelah cukup lama menunggu akhirnya bus yang kutunggu datang juga. Tak berapa lama , aku sudah sampai ke halte dekat rumahku , halte tempatku bertemu dengan naomi dulu, aku memutuskan untuk duduk duduk dulu di halte itu sambil mengingat naomi , tapi 10 menit kemudian datang seorang ibu sambil menangis dan membawa sesuatu di tangannya , dan dia duduk di halte tempatku menunggu bus , merasa kasihan aku pun bertanya padanya “bu kenapa nangis ?” “saya telah kehilangan mutiara yang paling berharga di hidup saya” “ibu abis dirampok ya ?” , dia tidak menjawab , mungkin “mutiara” yang dimaksud adalah seseorang , “kalau boleh saya tau yang ibu maksud mutiara itu siapa ?” “dia anak saya” “yang sabar ya bu , semua itu titipan Tuhan , ibu yang ikhlas ya” , dia terus menangis , aku melihat ke benda yang dipegang ibu itu , “bu apa yang ibu bawa ?” “ini adalah peninggalan terakhir anak saya sebelum dia pergi , dan saya harus memberikan ke orang yang tepat” “bolehkah saya melihatnya bu ?” “tentu nak” katanya sambil memberiku sebuah amplop ungu yang cantik , pelan pelan aku membukanya dan aku sangat terkejut karena ada foto naomi disana , seketika aku membaca surat yang ada di dalamnya
Isi surat :
Hai maman :-)
masih inget aku kan ? Aku Naomi , gadis yang dulu kamu temui di halte , seorang gadis yang dulu pernah kamu beri sebuah jaket abu abu yang bertuliskan "LA Lakers" , seorang gadis yang pernah berada di hatimu dan seorang gadis yang sedang berjuang melawan sakit yang ia alami
Maaf aku mungkin membuatmu marah sampai sampai kamu meninggalkanku , mungkin kamu melihat saat aku bersama Gerry waktu itu , tapi jujur kami hanya sekedar makan berdua , tidak lebih dari itu man
Aku tau kamu masih sayang aku makanya kamu cemburu melihat aku bersama laki-laki lain.
tapi maafkan aku sekali lagi , waktu yang harus memisahkan kita , aku harap kamu bisa menemukan gadis yang lebih dari aku , gadis yang cantik , periang , tidak egois dan tidak sakit sakitan seperti aku , oh iyaa .. maafkan juga kalau aku udah marahin kamu waktu itu , aku juga cemburu sama seperti kamu man
kayaknya aku nggak bisa bertahan lama lagi , aku harus kembali tidur untuk waktu yang panjang
jaga kesehatan ya man , dan jangan lupakan aku :-)

Oyasunaomi ^^

Shinta Naomi

Seketika seluruh air mataku jatuh tak tertahankan , aku tidak menyangka kalau dia pergi secepat ini , dan ibu yang berada di sampingku itu menjadi bingung , “nak kenapa menangis ?” “jadi naomi anak ibu ? kenapa dia menyembunyikan sakitnya bu ?” kataku sambil menangis “jadii ...” “iya bu , saya maman , pacarnya naomi” “berarti saya telah menemukan orang yang berhak atas surat itu” “kenapa bu ? kenapa dia menyembunyikan penyakitnya dari saya ?” “naomi adalah anak yang tegar , selama dia mampu dia tidak akan meminta bantuan orang lain , dia ingin seperti anak anak lain , leukimia itu sudah ia derita sejak 2 tahun yang lalu , namun ia ingin semua menganggapnya sebagai seorang naomi yang sehat dan ceria , bukan naomi yang sakit sakitan dan patut dikasihani” , aku masih tidak percaya semua ini terjadi , aku merasa sangat bersalah karena hanya masalah kecil saja aku menjauhi naomi , dan sekarang aku hanya bisa menyimpan pemberian terakhir naomi sambil berharap saat aku membuka mata , ia berdiri di hadapanku saat ini.

-TAMAT-

Pesan : “Mungkin bagi dunia kamu hanya seseorang , tapi bagi seseorang , mungkin kamu adalah dunianya - #PujanggaPinggiran” 


Author : #pujanggaPinggiran 
Sumber : http://www.48-story.blogspot.com/

0 komentar:

 
Top